Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Braga Dulu, Kini, dan Nanti

Siapa yang tidak kenal Jalan Braga? Salah satu jalan di Kota Bandung yang menyimpan banyak cerita sejarah. Tidak hanya warga Bandung yang kenal dengan jalan sepanjang 600 meter ini, namun wisatawan dari kota lain bahkan mancanegara pun tau dan kenal dengan Jalan Braga. Tak ubahnya jalan-jalan lain, sepanjang Jalan Braga pun dihiasi oleh pertokoan dan cafe. Bahkan sekarang sudah ada sebuah pusat perbelanjaan modern, yaitu Braga City Walk (BCW). Lucu memang, ketika melihat sebuah bangunan modern di tengah-tengah bangunan kuno. Indahnya Jalan Braga menjadikan jalan ini sebagai “primadona” di Bandung. Dahulu, Braga berhasil menjadi pusat pertokoan nomor satu di Bandung. Tahun 1870, Braga dikenal sebagai kawasan wisata elit. Maka dari itu, Braga dulu dikenal dengan sebutan Paris van Java. Ibaratnya sekarang, Braga adalah “Cihampelas-nya” Bandung (sekarang). Karena merupakan “warisan” zaman Belanda, maka tak heran model bangunan di sepanjang Jalan Braga berbau arsitektur Eropa. ...

Veronica Guerin, Mengubah Dunia dengan Pena

            Film ini diangkat dari kisah nyata seorang jurnalis inspiratif, Veronica Guerin, yang juga dipakai untuk judul filmnya. Guerin, seorang jurnalis Sunday Independent Irlandia merupakan sosok wartawan teladan yang tangguh, ulet, pekerja keras yang merangkap  juga sebagai ibu rumah tangga dengan satu anak. Kebiasaan buruk Guerin ialah suka menyetir mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata sehingga membuat dirinya berulangkali ditilang polisi lalu lintas.             Veronica adalah seorang jurnalis yang menguak skandal gereja dan kasus kriminal lainnya. Tak heran jika ia diperhitungkan masyarakat. Karena kepedulian pada kotanya, ia beralih pada kasus maraknya pemakai narkoba di Irlandia. Veronica adalah satu-satunya wartawan yang mau mencoba membongkar tabir Irlandia. Karena sebelumnya tidak pernah ada yang mau meliput kondisi Irlandia, padahal semua tau bahwa pada 1994 Irlandia ...

Sinopsis Film "Unstoppable"

Film ini diangkat dari sebuah kejadian nyata di Pennsylvania, Amerika Serikat, tentang melajunya kereta api yang membawa bahan kimia mudah meledak tanpa awak (kereta 777). Peristiwa ini menjadi buah bibir masyarakat Pennsylvania karena membahayakan keselamatan para warga Stanton. Berawal dari kisah kecerobohan seorang pegawai kereta api, Dewey, yang turun dari keretanya dan tidak sanggup untuk kembali keatas kereta sehingga kereta yang memuat 4500 ton bahan kimia yang mudah meledak melaju dengan kecepatan tinggi tanpa awak. Dawey sempat melakukan pencegahan tapi itu tidak berhasil, maka ia dan temannya memberi tau Connie Hopper, sang kepala bagian perusahaan Fuller (perusahaan kereta api itu bernaung). Connie panik dan menugaskan mereka berdua untuk segera menyiasati penyelamatan kereta tersebut karena diperkirakan kereta bahaya tersebut melewati lintasan untuk kereta yang berisi anak-anak sekolah yang sedang mengikuti program “kampanye keselamatan anak”. Di sisi lain, Frank Barne...

Sinopsis Novel "...And A Hard Rain Fell"

... and a Hard Rain fell adalah sebuah novel yang diangkat dari kisah nyata seorang veteran Perang Vietnam asal negeri Paman Sam bernama John Ketwig. Novel ini mengisahkan bagaimana suasana Ketwig dalam menjalankan tugas seorang tentara dalam berperang. Sedih, marah, susah, tawa, canda, pesta minuman, roko ganja,  wanita, dan seks, barangkali dapat mewakili apa-apa saja yang terjadi dalam kehidupan tentara Amerika tersebut.             Setelah lulus SMA, Ketwig mendapatkan sejumlah beasiswa di berbagai universitas, namun kecintaan pada drum dan kenyamanannya ketika belajar injeksi bahan bakar daripada aljabar, membuat ia memilih bekerja sebagai mekanik yang mengutak-atik mobil di tempat penjualan mobil Chevy. Lucunya, ketika ia disuruh memotong rambut oleh boss, Ketwig menolak dengan alasan tidak ada drummer memotong rambut gondrongnya. Dia bersikeras hingga keluar dari pekerjaannya dan bekerja di tempat penjualan mobil lain...

Fenomena Smartphone

Seringkali terdengar selentingan bahwa dunia maya mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Sejalan dengan maraknya situs pertemanan, muncul juga fenomena smartphone . Wah, pastinya aktivis dunia maya amat sangat terbantu dengan kehadiran ponsel pintar ini. Gimana engga, mau update twitter/fb tinggal klik hahaha. Tapi, ada tapinya loh ya.. Coba liat deh kebiasaan anak muda zaman sekarang. Hang out di mall, duduk di satu meja rame-rame tapi semuanya sibuk mainin si smartphone-nya masing-masing. Duduknya sebelah-sebelahan, tapi gak ngomong, eh ngomongnya lewat mention -an twitter. Hmm.. Saya ngomong begini juga karena saya sempat merasakan kecanduan berlebih sama si smartphone dan aplikasinya yg bikin kita jadi aktivis dumay haha. orang tua saya sering marahin kalau lagi makan masih aja pegang HP. emang ganggu sih, tapi gak tahan kan kalo HP-nya kedap-kedip? hehe Solusi untuk mengurangi ketergantungan kita sama smartphone sih ya banyakin aja aktivitas yang bener-bener ny...