Langsung ke konten utama

Review Perahu Kertas


Hai! Pasti anak muda gaul di negeri ini sudah nonton film Perahu Kertas. Ya, setidaknya kenal dengan judul tersebut baik dalam novel buku, film, bahkan lagunya.
Jujur, saya belum membaca novel Perahu Kertas. Well, it isn’t kind of my favorite genre to read. Saya sih biasanya baca novel Harry Potter atau semacam Da Vinci Code. Tapi, setelah menonton Perahu Kertas, saya pun merasa toh film bergenre romantis ala Indonesia yang satu ini tidak jelek kok J
Inti ceritanya adalah kisah-persahabatan-jadi-cinta antara si Kugy (Maudy Ayunda) dengan Keenan (Adipati Dolken). Keduanya sempat terpisah dan menjalani kisah kasih dengan pilihannya masing-masing. Namun, suatu ketika mereka akhirnya dipertemukan kembali.
Banyak yang bilang bahwa film ini lebih mirip FTV. Dari segi cerita mungkin juga sih, tapi gak mungkin juga FTV sampai 4 jam durasinya. Maka dari itu, Hanung Bramantyo sang sutradara, membuat film ini menjadi dua bagian.
Pasti kalian sudah tidak asing dengan talent/cast di film ini. Ya iyalah, secara muka-mukanya pernah nampang di layar FTV sehari-hari. Sang penulis dan sutradara pun muncul berakting di film tersebut.
Yang istimewa di film ini (menurut saya) adalah setiap tutur kata terdengar sangat indah dan nyata, dan penuh makna. Saya bukan termasuk orang yang mellow, tapi sangat mengagumi karya sastra dari Dewi Lestari, two thumbs up (Y).
Tidak sedikit orang yang kecewa karena apa yang mereka tonton tidak lebih baik dari novelnya. Sebenarnya itu hal yang wajar, saya juga selalu merasa kecewa ketika menonton Harry Potter karena setiap detil ceritanya saya tau dari novel. Cukuplah kita menggunakan theater of mind untuk melihat visualisasi setiap cerita dalam novel. See you ya, Perahu Kertas part 2 J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seberapa Pentingkah Peran Humas di Pemerintahan?

Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) adalah fungsi manajemen yang membangun dan menjaga garis komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Di salah satu pihak, humas harus mampu mengintegrasikan antara tuntutan publik atau lingkungan, dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, humas juga berperan dalam membentuk opini publik atas pencitraan baik sebuah organisasi atau perusahaan. Peran humas begitu dibutuhkan dalam setiap instansi. Baik itu perusahaan swasta maupun instansi pemerintah. Sama-sama bekerja sebagai humas, belum tentu apa yang dipekerjakannya sama. Perbedaan mendasar dari humas perusahaan swasta dengan humas pemerintahan ialah apa yang dikomunikasikannya. Apabila humas perusahaan mengkomunikasikan citra atau produk perusahaan tersebut, maka humas pemerintahan mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap rakyatnya. Adapun persamaan fungsi humas perusahaan dan pemerintahan, yaitu sama sama membangun dan menjaga citra positif.  ...

Veronica Guerin, Mengubah Dunia dengan Pena

            Film ini diangkat dari kisah nyata seorang jurnalis inspiratif, Veronica Guerin, yang juga dipakai untuk judul filmnya. Guerin, seorang jurnalis Sunday Independent Irlandia merupakan sosok wartawan teladan yang tangguh, ulet, pekerja keras yang merangkap  juga sebagai ibu rumah tangga dengan satu anak. Kebiasaan buruk Guerin ialah suka menyetir mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata sehingga membuat dirinya berulangkali ditilang polisi lalu lintas.             Veronica adalah seorang jurnalis yang menguak skandal gereja dan kasus kriminal lainnya. Tak heran jika ia diperhitungkan masyarakat. Karena kepedulian pada kotanya, ia beralih pada kasus maraknya pemakai narkoba di Irlandia. Veronica adalah satu-satunya wartawan yang mau mencoba membongkar tabir Irlandia. Karena sebelumnya tidak pernah ada yang mau meliput kondisi Irlandia, padahal semua tau bahwa pada 1994 Irlandia ...

Fenomena Smartphone

Seringkali terdengar selentingan bahwa dunia maya mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Sejalan dengan maraknya situs pertemanan, muncul juga fenomena smartphone . Wah, pastinya aktivis dunia maya amat sangat terbantu dengan kehadiran ponsel pintar ini. Gimana engga, mau update twitter/fb tinggal klik hahaha. Tapi, ada tapinya loh ya.. Coba liat deh kebiasaan anak muda zaman sekarang. Hang out di mall, duduk di satu meja rame-rame tapi semuanya sibuk mainin si smartphone-nya masing-masing. Duduknya sebelah-sebelahan, tapi gak ngomong, eh ngomongnya lewat mention -an twitter. Hmm.. Saya ngomong begini juga karena saya sempat merasakan kecanduan berlebih sama si smartphone dan aplikasinya yg bikin kita jadi aktivis dumay haha. orang tua saya sering marahin kalau lagi makan masih aja pegang HP. emang ganggu sih, tapi gak tahan kan kalo HP-nya kedap-kedip? hehe Solusi untuk mengurangi ketergantungan kita sama smartphone sih ya banyakin aja aktivitas yang bener-bener ny...